Perang Cyber
Di era modern saat ini, perang yang paling hebat dampaknya adalah "CyberWarfare" atau biasa di sebut "CyberWar", Apakah itu CyberWar?
CyberWar adalah perang yang terjadi di dalam dunia Internet alias di dalam CyberWorld. Perang tersebut hanya bersenjatakan Koneksi Internet dan juga tentu saja Komputer (PC/NoteBook/NetBook).
Dalam beberapa tahun ini, yang saya tahu negara kita Indonesia sudah berperang 3x dengan negara lain. Yaitu dengan negara Malaysia tahun 2007 dengan kemenangan Mutlak Indonesia, tahun 2013 lalu kita di serang oleh Filipina, serangan tersebut berlanjut hingga penghujung tahun 2013, kemudian di awal tahun 2014 ini kita mendapat serangan mata-mata atau biasa disebut "CyberSpy" oleh australia.
Jihad Elektronik Ala HAMAS
Tahun 2011 lalu meruakan kemenangan kelompok pejuang palestina, Harakat Al-Muqawwamat Al-Islamiyah (Hamas). Bagaimana tidak, setelah di remehkan dan tidak di akui berbagai pemimpin dunia, penukaran dengan tentara 1000 tawanan Zionis-Israel telah menaikan popularitasnya.
Januari 2011, menyusul eskalasi serangan terhadap situs-situs internet Israel, kelompok pejuang ini menyerukan pengembangan perlawanan dengan apa yang disebbutkan sebagai "Perang Elekronik" atau "Jihad Elektronik" melawan penjajah Zionis Israel.
Dikutip dari pusat informasi Palestina, Hamas bahkan menyerukan seluruh warga arab dan dunia untuk melanjutkan jihad elekronik ini.
Perang yang di lancarkan lewat dunia maya ini bukan tanpa alasan, berbagai dampak dari perang ini dapat melumpuhkan berbagai sistem pada suatu wilayah yang mendapat serangan, mulai dari lumpuhnya sistem informasi, sistem telekomunikasi, teknologi, bahkan dapat merenggut nyawa. kenapa bisa ?
contohnya, Serangan yang di lancarkan oleh Zionis Israel adalah serangan dengan menggunakan virus jaringan, yang menyerang teknologi Listrik tenaga Nuklir pada saat masih dalam tahap uji coba.
Seruan Hamas untuk melanjutkan jihad elektronik ini ternyata mendapat respon luar biasa dari berbagai negara, contohnya saja indonesia. Indonesia berhasil mengambil alih situs-situs pemerintah dan swasta milik Israel. Hal ini setidaknya memberikan ancaman bagi Israel bahwa di luar daripada palestina begitu banyak negara yang simpati bahkan bekerjasama untuk melawan mereka (Israel). - Nazar